Metode Penelitian Sejarah

Oleh Dian Kurnia

Penelitian didefinisikan sebagai sebuah kegiatan menggali dan menampilkan akar permasalahan dari suatu aspek real yang selanjutnya dilakukan sebuah pembuktian atau verifikasi secara ilmiah melalui langkah-langkah yang disebut metode penelitian.  Dalam melakukan penelitian, seorang akademisi peneliti akan melakukan ritual pra-penelitian. Meliputi penetapan masalah, membatasi masalah, melakukan kajian pustaka atas masalah yang dikaji, menyusun hipotesis (dugaan sementara), melakukan identifikasi atas variabel penelitian yang diambil, pemilihan dan pemilahan instrumn penelitian, menyusun outline penelitian, menentukan sampel yang akan diteliti, mengumpulkan data sebanyak mungkin, melakukan analisis atas data yang sudah ada,  melakukan interpretasi, dan menyusun laporan penelitian.

Dalam melakukan penelitian sejarah, seorang peneliti sejarah (sejarawan) akan melalui empat tahap umum dalam proses penelitian sejarah, yaitu:

  1. Heuristik
  2. Kritik
  3. Interpretasi
  4. Historiografi

Ketika dalam tahap heuristik, seorang sejarawan secara all-out akan melakukan pencarian (searching) sumber data sejarah secara komprehensip. Sumber primer yang menjadi prioritas utama  merupakan langkah awal dalam kesuksesan dalam penelitian sejarah. Proses pencarian sumber sejarah secara tekhnis merupakan aspek subjektivitas dalam diri seorang sejarawan selama tidak melanggar kode etik dalam penelitian dan etika dalam interaksi sosial, karena banyak sumber sejarah bersumber dari internal personal anggota masyarakat. Selanjutnya, setelah terkumpul sebanyak munkin data dan fakta (sumber sejarah) yang menjadi rujukan penelitian, seorang sejarah akan melakukan kritik atas sumber yang ada. Kritik dilakukan dengan melakukan pemilihan dan pemilahan atau klarifikasi sumber. Pada tahapan ini, aspek kredibilitas dan otentisitas sumber sejarah harus benar-benar sukses dikritik secara mendalam. Persoalannya adalah ketika kritik dilakukan secara prosedural dan logis, maka langkah interpretasi akan mudah dilakukan. Kritik atas sumber sejarah memerlukan keterampilan tekhnis yang cukup banyak. Oleh  karena itu, kritik harus dilakukan secara hati-hati dan prosedural.

Selanjutnya, setelah terjadi proses klarifikasi atas sumber sejarah yang ada, maka seorang sejarawan akan melakukan tahapan interpretasi atau pemaknaan. Tahapan ini disamping memerlukan ketelitian dan ketekunan, juga diperlukan sebuah sikap independen dari sang sejarawan. Meskipun kewajaran jika ada aspek subjektivitas yang timbul, namun titik temu antara data dan fakta serta realita harus dijungjung tinggi oleh seorang sejarawan demi produk sejarah yang valid dan berkualitas informasi. Internalisasi dalam proses interpretasi adalah berdasarkan ilmu bantuk yang digunakan. Bisa digunakan ilmu sosial (sosiologi), ilmu budaya (antropologi), atau ilmu sosial lainnya.

Tahapan final dalam metode penelitian sejarah adalah penulisan atau historiografi. Langkah ini adalah berperan dalam aspek seninya ilmu sejarah. Sejarah sebagai seni (history as art) adalah pada langkah ini. Sedangkan tiga langkah sebelumnya adalah aspek sejarah sebagai ilmu (history as science). Historiografi didefinisikan sebagai proses penulisan atau pembukuan (kodifikasi) atas data dan fakta sejarah yang sudah mengalami kritik dan interpretasi kontekstual sehingga dihasilkan suatu realitas baru dalam pandangan kontemporer seorang sejarawan.

Wallahu’alam

 

About these ads

About diankurniaa

Dian Kurnia. Blogger; Penulis Lepas di koran lokal dan nasional; Mahasiswa Sejarah UIN SGD Bandung.
This entry was posted in Sejarah and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s