Kinds of Jurnalism

by: Dian Kurnia

Jurnalisme adalah sebuah kajian tematik mengenai kegiatan pencarian berita/informasi. Dalam proses lapangannya, kegiatan jurnalistik melibatkan agent yang dikenal dengan istilah jurnalis atau wartawan.

Spesialisasi dalam ilmu jurnalis ini disesuaikan dengan informasi atau berita yang dibutuhkan oleh khalayak ramai. Dalam ilmu jurnalis (jurnalisme) setidaknya ada 15 jenis kajian jurnalistik lapangan.

Jurnalisme Alkohol, jenis ini merupakan karakter dari komunitas liberal yang menginjak urusan pribadi atau rahasia seseorang.

 

Jurnalisme Baru. Jenis ini disebut juga dengan jurnalisme sastra. Penelusuran dan proses penulisannya sarat akan unsure karya sastra, menampilkan sebuah fakta secara mendalam dengan teknik fiksi.

 

Jurnalisme Cek Tunai. Jenis ini merupakan jenis jurnalisme yang menggunakan media uang dalam mendapatkan informasi yang sedang dicari.

 

Jurnalisme Damai. Jurnalisme ini memiliki subtansi mengenai perdamaian yang isinya memberitakan proses netralisir events yang berbau konflik.

 

Jurnalisme Foya-foya. Kegiatan dalam jurnalisme ini hanya memberikan liputan mengenai suatu hal dengan biaya perjalanan atau liputan ditanggung oleh yang mengundang.

 

Jurnalisme Got. Jenis ini menonjolkan berita tentang dunia hitam atau sisi lain dari suatu hal. Seperti seks, narkoba, kriminalitas, dlsb.

 

Jurnalisme Kasak-Kusuk. Memiliki subtansi pemberitaan seputar gossip dan rumor yang sedang hangat.

 

Jurnalisme Jazz. Merupakan jenis jurnalisme yang mengacu pada pemberitaan mengenai hal sensasional belaka.

 

Jurnalisme Oposisi. Jurnalisme ini merupakan kajian yang digunakan dalam memanasi pihak oposisi atau lawan dalam sebuah pertarungan politik.

 

Jurnalisme Pembangunan. Jurnalisme ini dikhususkan dalam rangka pembangunan, dan berkembang di belahan dunia ketiga atau wilayah yang sedang dalam masa pertumbuhan.

 

Jurnalisme Pro-Pemerintah. Memberitakan apa saja yang disiarkan pemerintah layaknya Koran pemerintah.

 

Jurnalisme Proses. Gaya jurnalistik yang berhubungan dengan masalah lingkungan sekitar, jurnalistik ini tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menyampaikan sejauh mana proses yang dilakukan.

 

Jurnalisme Profetik. Gaya jurnalistik ini melaporkan masalah secara lengkap, jelas, jujur, actual, dan memiliki sifat transformasi perubahan, dan adanya citra etik keagamaan.

 

Jurnalisme Revolusioner. Aliran ini memberitakan informasi mengenai perlawanan kekuasaan asing, memperjuangkan masyarakat, mendorong perubahan, dan memperjuangkan perbaikan kehidupan masyarakat.

 

Jurnalisme Suci. Gaya jurnalistik ini memperjuangkan tegaknya nilai-nilai tertentu, seperti demokrasi (HAM), nilai agama (kebenaran), atau memerangi kejahatan dan kedzaliman.

 

Semoga bermanfaat.

Disarikan dari berbagai sumber.

About diankurniaa

Dian Kurnia. Blogger; Penulis Lepas di koran lokal dan nasional; Mahasiswa Sejarah UIN SGD Bandung.
This entry was posted in Informasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s