Penemuan Piramida di Gunung Lalakon Masih Hipotesis?

WACANA penemuan bangunan piramida di Gunung Lalakon, Kab. Bandung, sebagai bukti bahwa Indonesia dan Asia Tenggara sebagai pusat peradaban dunia Atlantis 10.000-12.000 SM masih sebatas hipotesis dan perlu dikaji secara ilmiah. Meskipun demikian, semangat yang bisa diambil dari hipotesis tersebut dapat digunakan untuk menumbuhkan kepercayaan diri bangsa di tengah pergaulan dunia. Peneliti geologi dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Dr. Oki Oktariadi mengatakan dan Bedah Buku Peradaban Atlantis Nusantara yang diselenggarakan Komunitas Atlantis Indonesia di Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/7).

Menurut Oki, istilah “piramida” itu sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Inggris. Piramida yang dimaksud seperti yang terdaat di Mesir itu sebenarnya disebut dengan istilah mere dalam bahasa Mesir. Istilah mere ini berasal dari bahasa Sansekerta meru yang berarti gunung. Bangsa Mesir membangun piramida atau mere untuk mengobati kerinduannya kepada tanah asal usulnya berupa pegunungan yang secara geologis tidak terdapat di Mesir.

Bangsa Mesir yang membangun piramida, menurut Oki, berasal dari bangsa yang berdiaspora dari Asia Tenggara setelah terjadi bencana besar berupa rangkaian gempa bumi serta pencairan es dunia 10.000-12.000 SM. “Silakan baca sejarah Mesir kuno. Menurut saya, mereka itu diaspora dari Asia Tenggara. Kalau di Babilonia tidak bikin piramida karena ada gunung-gunungnya.

Pertanyaannya dengan Gunung Lalakon itu kan Bandung diriung gunung, dan rata-rata di puncak gunungnya itu ada makamnya yang berarti sudah disucikan. Apakah mungkin masyarakat yang sudah punya banyak gunung tetap membuat piramida sebesar gunung,” ujarnya.

Sumber: HU Pikiran Rakyat (Sabtu, 28 Sya’ban 1432 H)

About diankurniaa

Dian Kurnia. Blogger; Penulis Lepas di koran lokal dan nasional; Mahasiswa Sejarah UIN SGD Bandung.
This entry was posted in Asia Tenggara, Berita, Khazanah Sunda and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Penemuan Piramida di Gunung Lalakon Masih Hipotesis?

  1. adhit says:

    kalau piramid berasal dari kerinduan akan gunung2 maka yang di bandung itu berdasarkan apa?

    • Dian Kurnia says:

      Secara umum, mereka membangun Piramida untuk keperluan menyimpan mumi, selanjutnya digunakan untuk keperluan menyimpan harta benda mereka manusia di zaman purbakala…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s